Friday, December 1, 2017

The Precious Things



Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarokatuh,


Beberapa hari yang lalu saya sempat mengalami krisis air karena Water Tank atau yang dikenal dengan sebuat Toren di rumah saya mati karena ada komponennya yang lepas, dan saya baru menyadarinya ketika akan mengambil wudhu untuk sholat Maghrib awalnya air yang keluar mengecil dan lama-lama mati tidak mengeluarkan air sama sekali, ternyata selama seharian ini  Toren tersebut tidak mengisi ulang dan saya tidak menyadari hal itu.

Menjelang waktu Isya suami pulang dari tempatnya bekerja, namun karena kondisi sudah malam dan juga karena Toren tersebut terletak di atas atap rumah kami maka tidak memungkinkan bagi suami untuk langsung mengeceknya saat itu juga.

Akhirnya kami melewati malam yang terasa begitu panjang dengan menghemat-hemat sisa air yang hanya tinggal 1 ember besar saja, kebetulan kami memang tidak punya penampungan air selain Toren bahkan di kamar mandipun kami tidak memiliki bak mandi, yang ada hanya 1 buah ember besar saja. Air tersebut kami gunakan hanya untuk berwudhu dan jaga-jaga jika anak kami buang air besar.

“You don’t know what you’ve got ‘till its gone” rasanya kutipan tersebut cukup mewakili perasaan saya kala itu hehehe. Setelah kejadian tersebut saya merasakan betapa satu hal kecil saja jika sudah tidak ada keberadaanya maka rasanya akan menyulitkan sekali dan menimbulkan penyesalan.

Begitulah rasanya baru kehilangan air satu malam saja apalagi jika saya kehilangan hal lain yang jauh lebih besar dan jauh lebih penting keberadaanya seperti 5 perkara yang disabdakan oleh Rasulullah ? jika mengingat hadits itu hati saya selalu teriris perih karena mengingat kualitas diri yang rasanya masih banyak kekurangannya.

Betapa selama ini saya terlena akan kenikmatan yang saya miliki dan lupa bahwa semua itu akan hilang dan pergi pada masanya, yang tersisa hanyalah penyesalan dan tak kan dapat terulang. Teman-teman semua pasti tahu kan 5 perkara sebelum 5 perkara yang saya maksud yaitu hadits berikut ini, dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda bahwa :

  1. Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu.
  2. Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu.
  3. Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu.
  4. Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu.
  5. Hidupmu sebelum datang kematianmu.


Semoga kita semua dapat memanfaatkan sisa waktu yang kita miliki dengan hal-hal baik yang mendekatkan diri kita kepada Allah karena kita semua tidak pernah tahu kapan jantung ini akan berhenti berdetak, bisa lusa, bisa besok atau bahkan hari ini.



Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarokatuh.